Makassar 30 Juli 2021, bertempat di Balai Besar Industri Hasil Perkebunan telah dilakukan penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama antara Pemerintah Daerah Kabupaten Bone dengan Satuan Kerja Kementerian Perindustrian yang berada di wilayah Makassar dan Bantaeng, yaitu Balai Besar Industri Hasil Perkebunan (BBIHP), Balai Diklat Industri (BDI) Makassar, Direktur Akademi Komunitas Industri Manufaktur (AKOM) Bantaeng, Direktur Politeknik Akademi Teknologi Industri (ATI) Makassar, Kepala SMK – SMAK Makassar dan Kepala SMK – SMTI Makassar. Dihadiri oleh Bapak Bupati Bone Dr. H. A. Fahsar M Padjalangi, M.Si. Dalam giat ini Bapak Bupati didampingi Kadis Perindustrian Kabupaten Bone, Dr. Ir. Khalil, M.T. dan jajaran.

Acara ini diselenggarakan dengan tetap memperhatikan Protokol Kesehatan Covid-19 dan dihadari oleh tamu undangan terbatas. Bapak Bupati Bone Dr. H. A. Fahsar M. Padjalangi, M. Si  beserta jajarannya disambut Kepala Balai Besar Hasil Industri Perkebunan Makassar Dr. Setia Diarta. Acara diawali dengan sambutan oleh Kepala Balai Besar Industri Hasil Perkebunan, Bapak Dr. Setia Diarta. Dalam sambutannya Kepala BBIHP menyatakan bahwa tujuan dari Penandatanganan Nota Kesepakatan ini adalah untuk mendukung upaya dalam menumbuhkembangkan industri sesuai potensi daerah di Kabupaten Bone ataupun kebijakan prioritas Pemerintah Kabupaten Bone, dengan menyinergikan Layanan Standardisasi dan Jasa Industri, Pengembangan Sumber Daya Industri ataupun Kebijakan Pembangunan Sumber Daya Industri oleh Kementerian Perindustrian.

Selanjutnya adalah sambutan dari Bapak Bupati Bone Dr. H. A. Fahsar M. Padjalangi, M. Si. Dalam Sambutannya Bupati Bone berharap dengan ada Penandatanganan nota kesepakatan bersama ini bisa meningkatkan hasil usaha industri khususnya yang ada di Kabupaten Bone. Bapak Bupati Bone Dr. H. A. Fahsar M. Padjalangi, M. Si. juga berharap ada semacam pelatihan-pelatihan industri untuk pelaku usaha di Bone sehingga dapat bersaing dengan pelaku industri nasional.

Menurutnya, Bapak Bupati Bone Dr. H. A. Fahsar M. Padjalangi, M. Si merupakan salah satu Kabupaten yang memiliki potensi yang cukup besar, baik sumber daya alam maupun sumber daya manusianya. Salah satu potensi yang ada di Bone, yakni komoditi Jagung. Ia pun mengharapkan dengan adanya kerja sama ini, bisa membantu menciptakan teknologi tepat guna, seperti mesin portabel pengering jagung yang dibutuhkan petani. “Saya juga harap Politeknik bisa membuka kelas di Kabupaten Bone,” ujarnya.

Dalam nota kesepahaman yang ditandatangano meliputi, pendidikan dan pelatihan, peningkatan kualitas SDM, serta kolaborasi bidang penelitian dan pengabdian masyarakat. Penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama antara Pemda Kabupaten Bone dengan satker Kemenperin di Sulsel dan dirangkaikan dengan penyerahan Plakat sebagai simbol Kerjasama.