Dalam kegiatan yang dibuka oleh Presiden RI, Joko Widodo ini, stan Dekranasda Sulsel menampilkan model rumah adat Tongkonan Khas Toraja yang memamerkan beragam produk lokal dari 24 kabupaten/kota di Sulsel.

Stan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sulsel menjadi yang terbaik di International Handicraft Trade Fair (Inacraft) 2022 yang diselenggarakan di Balai Sidang Jakarta Convention Center (JCC), Rabu 23 hingga 27 Maret 2022.

Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman pun memberikan apresiasinya terhadap produk kerajinan tudung saji yang berhasil meraih juara 2. Di mana sebelum masuk tiga besar, kerajinan dari Kab. Bone ini harus bersaing dengan 1.000 produk dari berbagai daerah di Indonesia, hingga dikurasi menjadi 700 produk dan masuk 3 besar.

“Kita senang dan tentu apresiasi atas stan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sulsel menjadi stan terbaik dalam event International Handicraft Trade Fair (Inacraft) Tahun 2022,” ujarnya.

Ia berharap kepada para pelaku UMKM di Sulsel untuk dapat meningkatkan kualitas produk kerajinannya.

“Ini adalah hal yang cukup membanggakan bagi para pengrajin, Sehingga harus selalu memperbaiki kualitas produk atau handicraftnya agar bisa menjadi peluang pasar, tidak hanya secara nasional tetapi juga pasar internasional,” ucapnya.

Andi Sudirman juga menyampaikan bahwa Pemprov Sulsel akan mendukung para pelaku UMKM, khususnya para pengrajin untuk bisa menghasilkan karya terbaiknya sebagai produk buatan dalam negeri.

Ketua Panitia Tim Dekranasda Sulsel untuk Event Inacraft 2022, Sukarniaty Kondolele, mengatakan, dari 722 peserta pameran dalam event ini, Sulsel berhasil meraih juara stand terbaik.

“Alhamdulillah stand kami berhasil menjadi stand terbaik dalam event Inacraft 2022. Konsep stan yang kami tampilkan ini mampu menarik perhatian para pengunjung dan juga tim dewan juri,” katanya.

Keberhasilan Dekranasda Sulsel meraih juara stan terbaik, kata Sukarniaty, juga berkat dukungan Ketua Dekranasda Sulsel, Naoemi Octarina dan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman sebagai Pembina Dekranasda Sulsel.

“Kenapa Dekranasda Sulsel juara, karena karakter budaya yang ditampilkan sangat kuat dan support terhadap UMKM juga sangat kuat. Ini terlihat dari tampilan stan/booth Sulsel yang menampilkan 3 etnis besar di Sulsel (Bugis, Makassar, Toraja) yang merepresentasikan 24 kabupaten/kota, serta menampilkan produk UMKM/IKM yang dipadu dengan tampilan seni, budaya, musik tradisional, dan demonstrasi pembuatan ‘Songko To Bone (Recca)’ dan manik-manik Toraja,” terangnya.

Tidak hanya stan, produk kerajinan yang ditampilkan stand Dekranasda Sulsel juga mendapat perhatian dari dewan juri Inacraft Award 2022. Salah satunya, kerajinan tudung saji yang terbuat dari lontara yang berasal dari Kab. Bone.

“Produk kerajinan Tudung Saji yang terbuat dari Lontara yang kita pamerkan ternyata cukup diminati. Produk kerajinan ini alhamdulillah bisa masuk dalam tiga nominasi kerajinan yang layak ekspor,” tegasnya.