Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sulsel menyelenggarakan Musyawarah Daerah (Musda) yang dirangkaikan dengan pagelaran Sulsel Craft 2022, berlangsung sejak 5 Juni 2022 lalu, di Hotel Four Point by Sheraton Makassar. Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, hadir membuka event tersebut, Selasa, 7 Juni 2022.

Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kab. Bone sukses memenangkan Tiga nominasi lomba pada ajang pameran yaitu Best Booth 1, Best Product Textile Category, dan Nominator Product Stone Category, Sulsel Craft 2022.

Selain Piala yang di dapatkan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kab. Bone pada juara lomba Best Booth 1, ada juga satu unit motor listrik yang diberikan khusus dari Gubernur Sulawesi Selatan Bapak, Andi Sudirman Sulaiman, S.T pada Sulsel Craft 2022 yang digelar selama 4 hari pada 5-8 Juni 2022 di Hotel Four Point by Sheraton.

Ketua Dekranasda Provinsi Sulawesi Selatan, Naoemi Octarina, menyerahkan langsung piala lomba pada gelaran yang telah berlangsung selama empat hari di Hotel Four Point by Sheraton tersebut.

Ketua Dekranasda Sulsel, Naoemi Octarina, mengatakan, Musda yang dirangkaikan dengan Sulsel Craft 2022 bertujuan untuk membangkitkan IKM pasca pandemi Covid 19. Dekranasda sebagai mitra pemerintah, tentu harus bisa menjadi wadah untuk pembinaan pelaku IKM, khususnya sektor kerajinan.

“Kita harus bersama-sama mendorong semangat berkreasi para pengrajin. Sumber daya alam kita sangat banyak, tinggal kita siapkan sumber daya manusia agar bisa mengelola dengan baik,” ujarnya.

Bersama pemerintah daerah, Naoemi berharap Dekranasda bisa secara massif melakukan pendampingan terhadap IKM. Mulai dari pembinaan, pemasaran, dan pemberian bantuan modal. Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menandatangani MoU dengan Dekranasda, diharapkan bisa terjun ke kabupaten kota.

“Dekranasda tidak memiliki anggaran sendiri. Karena itu, mohon perhatian OPD yang telah bersinergi dengan Dekranasda, agar melakukan pembinaan, apa saja yang harus dilakukan,” terangnya.

Menurut Naoemi, daya saing IKM harus menjadi perhatian bersama. Karena itu, ada beberapa poin yang harus dilaksanakan tahun ini. Antara lain, pelatihan untuk menumbuhkan wirausaha baru, meningkatkan keterampilan para pengrajin, memperbanyak event pameran sebagai ajang pemasaran produk, pemasaran secara online, hingga kemitraan dengan sejumlah pihak terkait.

“Kerjasama atau kemitraan harus digalakkan. Melalui pendampingan, masalah-masalah yang dihadapi IKM bisa dideteksi, untuk dicarikan solusinya,” imbuhnya.

Naoemi juga berharap, Musda Dekranasda bisa menghasilkan program nyata yang dapat direalisasikan tahun ini, sekaligus menyusun program-program untuk tahun 2023 mendatang. Termasuk, menggalakkan program Dekranasda Peduli.

“Saya harap, program-program kita betul-betul menitikberatkan pada pengembangan IKM agar bisa go internasional,” harapnya.

Sementara, Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, saat membuka Musda Dekranasda Sulsel yang dirangkaikan dengan Sulsel Craft 2022, meminta agar Dekranasda bersama pemerintah kabupaten kota, melakukan persiapan menuju pagelaran Inacraft 2023, dengan menyiapkan produk unggulan mereka. Ia menyatakan, Pemprov Sulsel bahkan siap memfasilitasi booth di Inacraft 2023 mendatang.

“Lakukan persiapan mulai sekarang, dengan menyiapkan produk unggulannya. Saya awalnya berharap, Inacraft 2023 bisa dilaksanakan di Sulsel. Tapi karena tidak memungkinkan, maka kita akan upayakan agar branding Inacraft 2023 itu adalah Sulsel,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, produk-produk Sulsel yang akan diikutkan di Inacraft 2023 mendatang adalah produk unggulan yang telah dibina langsung oleh Dekranasda dan Pemerintah Daerah. Sehingga, produk tersebut telah terstandarisasi.

“Saya harap, pemerintah kabupaten kota bisa mengkoordinasikan penganggarannya mulai dari sekarang, jangan sampai terlambat. Sehingga, persiapan menuju Inacraft 2023 benar-benar matang,” terangnya